Tampilkan postingan dengan label Food and Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food and Traveling. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 April 2018

Serunya Wisata Edukasi di "PADUSAN" Pacet-Mojokerto

Wisata edukasi adalah kegiatan menggabungkan kegiatan wisata yang mana di dalamnya terdapat unsur pendidikan yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi pengunjungnya. kegiatan ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya untuk merubah paradigma bahwa berwisata tidak hanya sekedar bersenang-senang melepas lelah, namun bisa juga untuk menambah pengalaman sebagai kegiatan practical life.

Bulan Desember 2017 kemarin saya dan Fafa melakukan perjalanan pulang kampung ke Mojokerto-Jawa Timur. Biasanya keluarga akan membuat rencana untuk berwisata, karena cucunya yang paling jauh mudik ke Jawa. dalam obrolan sore yang tidak disengaja, kami dapat rekomendasi dari seorang kawan untuk berkunjung ke Padusan-Pacet. di sana terdapat wisata edukasi yang cocok buat anak-anak supaya mereka bisa belajar secara kontekstual sambil bermain. Ada kebun Petik Stroberi, wisata kelinci, dan menunggang kuda.

Keesokan harinya kami berangkat menuju  lokasi menggunakan mobil. kami berangkat pukul 09.00 WIB dan sampai di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB. Biasanya perjalanan dari rumah menuju lokasi hanya ditempuh selama satu jam setengah, namun karena bertepatan dengan liburan sekolah dan ada jalan yang rusak, maka perjalanan semakin lama. setelah sampai  di lokasi, tak lupa kami mendokumentasikannnya sebagai kenang-kenangan.

 
Pintu Masuk Wisata Edukasi
Tiket masuk wisata petik stroberi dan wisata kelinci hanya 10K saja perlokasi, murah kan? karena saat itu sedang tidak musim stroberi, maka kami hanya berkunjung ke wisata kelinci saja. Fafa sudah antusias sekali berjalan menuju kandang kelinci padahal agak jauh berada di dataran tinggi, berjalan melewati kebun stroberi dan tanaman jagung. 

Tempat dan Suasana Kandang Kelinci
Lokasinya terbagi menjadi dua, ada yang di bagian bawah dan ada yang di bagian atas untuk spot berfoto. di bagian bawah ada gua-gua kecil sebagai rumah hewan kelinci. anak-anak diberi satu ikat wortel untuk diberikan kepada kelinci. sungguh pengalaman yang seru bagi anak-anak. awalnya, Fafa takut mau memberi makan kelinci, namun lama-lama berani mengejar dan menyuapi kelinci dengan wortel. kemudian kami berfoto di spot yang bagus.
Fafa Memberi makan Kelinci
Spot Foto Taman Kelinci
Hampir dua jam berada di Taman Kelinci, anak-anak mulai jenuh. akhirnya kami menyudahi kegiatan menuju mushola untuk shlat dan makan. Berasa sekali manfaat dari kunjungan ke Taman Kelinci tersebut. selain melatih keberanian anak terhadap hewan, mereka juga belajar tentang cara memelihara hewan kelinci dengan benar.

Pulangnya, kami menuju Pasar Pacet yang terkenal dengan sayuran dan buah-buahan murah meriah. di sana ada fasilitas untuk menunggang kuda dengan membayar 25K untuk bergerak mengelilingi Pasar tersebut. lumayan, Fafa mencoba menunggangi  kuda bersama saya. awalnya ragu dan takut, namun akhirnya tidak mau turun ^_^
Serunya Menunggang Kuda

Setelah capek belanja, akhirnya kami pulang dengan membawa sekarung sayuran dan buah-buahan. lelahhh,,,,akhirnya tidur di mobil sampai rumah.

NB: Selain taman kelinci dan kebun stroberi, Pacet terkenal dengan air terjun dan kolam pemandian air panas. Pemandangan yang indah, sayuran murah, jajanan khas Mojokerto, dan udara yang sejuk menjadi alternatif warga Mojokerto untuk menghabiskan liburan di sana.


Jumat, 10 November 2017

“CHIRES” Chips Ares, Inovasi Nyata Peningkatan Daya Jual Bahan Tak Bernilai

Siapapun pasti bertanya-tanya apa itu CHIRES? Chires merupakan kepanjangan dari “Chips” yang artinya keripik dan “Res” yang dimaksudkan adalah ares dari bagian dalam batang pisang yang biasanya sering dibuang begitu saja oleh masyarakat dikarenakan tidak bernilai jual.dengan demikian Chires bisa diartikan sebagai model cemilan berupa keripik yang dibuat dari bahan dasar ares pisang.

Pisang (Musa sinensis) adalah buah yang tumbuh berkelompok di daerah tropis. Ada beberapa jenis pisang yang warnanya berbeda-beda, tetapi hampir semua yang dijual di pasar atau supermarket berwarna kuning dan hijau ketika sudah matang dan berbentuk melengkung. Selain memberikan kontribusi gizi lebih tinggi daripada apel, pisang juga dapat menyediakan cadangan energi dengan cepat bila dibutuhkan. Termasuk ketika otak mengalami keletihan. Beragam jenis makanan ringan dari pisang yang relatif populer antara lain Kripik Pisang asal Lampung, Sale pisang(Bandung), Pisang Molen (Bogor), dan epe (Makassar).

Perlu diketahui ternyata mulai dari buah, daun, kulit, dan batangnya pun dapat digunakan dan dapat menghasilkan produk yang bernilai jual. Misalnya, batang pisang dapat diolah menjadi serat untuk pakaian, kertas, sayuran dsb. Sedangkan batang pisang yang telah dipotong kecil dan daun pisang dapat dijadikan makanan ternak ruminansia (domba, kambing) pada saat musim kemarau dimana rumput tidak/kurang tersedia. Kulit pisang pun dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka melalui proses fermentasi alkohol dan asam cuka. Sedangkan daun pisang dipakai sebagai pembungkus berbagai macam makanan tradisional Indonesia (Huda, 2006). Namun ada satu lagi yang belum di manfaatkan dari bagian pisang, yaitu hati pisang atau yang lebih dikenal dengan ares pisang dapat diolah menjadi cemilan berupa.

Di Bali, pohon pisang banyak digunakan untuk banten maupun dikonsumsi biasa, sehingga sangat mudah ditemukan pohonnya. Oleh sebab itu bahan untuk pembuatan keripikpun banyak tersedia dan mudah ditemukan.

Produk Chires ini sudah pernah kami aplikasikan pada tahun 2008 lalu dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK). Tim kami yang terdiri dari empat orang berasal dari Jurusan Pendidikan Biologi membuat inovasi jajanan berupa Chips ares “CHIRESH”.

Cara membuatnya adalah sebagai berikut: bahan dasar ares pisang yang dipotong-potong kecil, kemudian direndam dengan air garam untuk menghilangkan getahnya, dikukus, lalu ditumbuk dengan bumbu yang diinginkan sesuai selera dan tepung terigu,diaduk hingga rata, lalu adonan dibentuk dan dikukus kembali hingga matang, giling dengan penggiling, cetak dan dipotong sesuai selera, jemur hingga kering, dan yang terakhir digoreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Setelah itu, di saring minyaknya menggunakan mesin spinner, dan diakhiri dengan pelabelan dan pengemasan menggunakan siller hingga siap dipasarkan.

Bahan
Alat











Pemotongan Ares 
Pembuatan Bumbu




Perendaman air kapur sirih






Penggorengan







Pelabelan dan Pemasaran
Produk kami tentunya masih banyak sekali kekurangan terutama mudah menyerap minyak dan masih berupa satu jenis varian rasa, yaitu original. Dengan demikian, diharapkan peneliti-peneliti berikutnya dapat mengatasi kendala yang kami alami, sehingga ares makin digemari masyarakat. Selanjutnya, atas ide kawan, saya ingin mengembangkan Ares menjadi pengganti daging dalam pengolahan makanan, kira-kira berhasil ndak ya?

Jumat, 03 November 2017

Ikan Buntal Terdampar di Pantai Rening

Sungai Kecil di Ujung Pantai Rening
Bulan agustus 2017 lalu rumah kami terasa ramai karena Alhamdulillah uti Mojokerto bisa menyempatkan diri maen ke Bali walaupun hanya beberapa hari dan di saat saya beserta suami sudah mulai aktif bekerja. Al hasil kami hanya sempat mengajak mereka berkeliling ke beberapa tempat di Negara-Jembrana. Beliau menggunakan kereta apai bersama adik saya paling bungsu, Taidz namanya.

Siang itu, saya pulang dari mengajar sekitar pukul 13.30 wita, cuacanya panas sekali. Saya melihat adik serasa jenuh karena dari pagi hanya duduk diam di rumah sambil menggambar. Akhirnya saya menawarkan untuk mengajaknya jalan-jalan ke Pantai Rening, pantai terdekat dari rumah, hanya membutuhkan waktu 15 menitan saja menuju lokasi. Sebenarnya sore hari memang rencana mau jalan-jalan ke sana sekalian nunggu suami pulang, tapi adik sudah tidak sabar. Jadilah siang bolong kami memacu motor menuju Pantai Rening, kami menyusuri pesisir pantai di bawah terik matahari. 

Setelah sampai lokasi, kondisinya masih sepi, karena biasanya pantai rening ramai saat sore hari dan hari libur.  Bagai fatamorgana, hamparan pasir mengkilat terkena panas matahari. Saya ikuti saja ke mana langkah adik saya berjalan  hingga kami menemukan sungai kecil aliran dari air laut Rening. Jujur saja baru kali itu saya berjalan agak jauh dari pantai. Tak disangka adik menemukan jenis ikan hias yang hidup di laut, yaitu ikan buntal dengan ukuran masih anakan atau kecil. 

Si Buntal diantara Siput
Kasihan sekali ikan buntal itu terdampar di pesisir pantai yang terik, kepanasan, dan berada diantara para siput. Ini kali pertama saya melihat ikan buntal yangbmengembung, karena jika kondisi aman dan nyaman ikan tersebut perutnya akan mengempis seperti ikan biasa. Selain itu ikan buntal ini mengingatkan saya saat kuliah perikanan dahulu, paling tertarik kalau disuruh identifikasi ikan, khususnya ikan buntal ini. Bentuknya unik dan lucu 😄.
Ikan buntal secara umum dipercayai sebagaivertebrata paling beracun kedua di dunia setelah Katak Racun Emas.
Ikan buntal termasuk dalam kingdom Animalia, filum chordata, subfilum vertebrata, dan famili Tetraodontidae. Famili tersebut merupakan jenis ikan muara dan laut. Ciri morfologinya memiliki tulang belakang yang luas dan besar. Nama ilmiahnya didapat dati empat giginya yang berada di rahang atas dan bawah untuk menghancurkan mangsanya berupa udang dan siput.

Tidak sia-sia perjalanan siang kami saat itu, ada saja spesies baru yang bisa diidentifikasi. Sayangnya ikan tersebut tidak bisa bertahan lama ketika dimasukkan dalam botol berisi air laut habitat aslinya. Penyebabnya mungkin karena terlalu lama terpapar matahari sebelum kami menemukannya.

Suatu saat jika menemukan jenis ikan hias laut yang lainnya akan saya dokumentasikan lebih jelas guna pembelajaran sains khususnya biologi bagi peserta didik saya. Memang seru melakukan identifikasi secara langsung ya 😄

Suasana Pantai Rening Sore Harinya

Senin, 09 Januari 2017

Mendadak Train Lover

Sebenarnya kalau disuruh milih antara naik bus, motor, mobil, kereta api, kapal, atau pesawat.. Dakuw lebih milih lewat pintu Doraemon ja😀 hihi maksa.. Soalnya semua memiliki resiko yang sama dan memiliki pemacu adrenalin masing2 di medan yang berbeda.

Kalau dari kenyamanan tentunya naek kereta api tuut... Tuut.. Tuuut.. Pasalnya dakuw ini ratu mabok klo perjalanan lho,  tapi naik kereta api baru 3x seumur2 klo tdk salah thun 2009 pas KKN di Tulungagung,  2015 pas balik dari Mojokerto,  dan 2016 dan itupuun terpaksaa tapii langsungg sukaaa *_*

Terpaksa gara-gara kehabisan tiket bus malam lho, maklum musim tahun baruu.. Pertama kali naek kereta api ekonomi sri tanjung dari Mojokerto-Banyuwangi trus malam hari menyebrang ke Bali.

Kereta ekonomi nyaman tapi sayang duduknya berhadapan dua orang dan tiga orang, tidak ada pembatas kursi sehingga berdempetan, lumayan dingin, fafa tidak tenang dan lari-larian, tidak sembarang pedagang boleh masuk,  tiket juga tidak terlalu ketat pemeriksaannya.

Berbeda dengan KA.  Mutiara timur kelas bisnis dengan perbandingan harga hampir 2x lipatnya , yaitu Rp 175.000/orang, tapi dengan fasilitas nyaman seperti naik bus duduk berdua dengan jarak agak jauh dari seat bwrikutnya, tidak bising, tersedia pengewaan bantal, fafa tidur dengan nyaman.
















Nyaman sekali bangku panjang bisa dipakai santai dan tidur.  Meskipun pemandangannya hanya sawah dan gunung tapo tetap asyiik.
Bertemu teman baru dan maen petak umlet bareng.. Perjalanan paling nyaman banget karena sekarang kereta api lebih detail pmeriksaan tiketnya ketika berhenti di stasiun tertentu,  aman dari pencurian dan kebisingan.  Laon kali pengen nyoba yang executive ah hqhay..

Okey... Sudah dulu ya cerita naik kereta api Mutiara Timur... Pokoknya Train Lover dah 😍💟👍

Selasa, 09 Februari 2016

Menjelajah Tubuh di The Bagong Adventure Museum Tubuh Batu-Jawa Timur

Malang adalah salah satu Kota yang paling saya rindukan setelah tahun 2012 yang lalu saya tinggalkan karena mengikuti suami. bersyukur bulan Desember tahun 2015 kemarin saya mendapat kesempatan mengikuti studytour yang diselenggarakan oleh MTs Al Hikmah Cupel-Bali sebagai guru pembimbing.

Tour merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menambah pengalaman dan wawasan dengan cara mengamati secara langsung. Tempat wisata yang akan kami kunjungi meliputi Masjid Turen, The Bagong Adventure Museum Tubuh,Alun-alun kota Batu, Batu Secreet Zoo, dan Batu Night Spectacular. namun untuk pengamatan hanya dilakukan saat di Museum Tubuh dan setiap kelompok telah mendapatkan tugas mengamati organ tubuh sesuai kesepakatan sebelumnya.

Peserta Tour Perempuan
Kami berkunjung ke Museum Tubuh pada hari Ahad, 20 Desember 2015 bersama rombongan warga besar MTs Al Hikmah Cupel. riang gembira tentu yang kami rasakan. apalagi saya yang sedari awal pemberangatan lemas karena diserang mabok berkepanjangan langsung ceria saat memasuki jalanan kota Malang menuju Batu dimana banyak menyimpan memori suka duka selama 7 tahun berada di sana, wah jadi curcol nih ^_^.

The Bagong Adventure Museum Tubuh ini baru berdiri tahun 2014 lalu lho, letaknya tepat di sebelah kanan pintu masuk tempat wisata Jatim Park I. hanya dengan tiket Rp 60.000,00 saja, kita bisa menjelajah tubuh mulai dari mulut hingga bertemu awetan mayat cadaver sungguhan, hihiihi sereeem ya. saat kami berkunjung suasananya sangat ramai, karena selain weekend juga pas dengan liburan semester anak-anak sekolah, namun tetap seruu.

Pintu masuknya berbentuk kepala Bagong, karena Bagong terkenal sebagai anak yang cerdik dan pintar. Bagaimana isi di dalam mulut Bagong tersebut ya? penasaran tempat ini benar bisa digunakan untuk pendidikan kontekstual ndak ya? yuk langsung saja kita jelajah :-)

Tangan The Bagong
Dari luar sudah terlihat mulut dan gigi Bagong, dan kami disambut dengan ruangan besar yang berisi model raksasa dari organ otak, sayatan histologi manusia, cafe berbentuk mulut dan gigi sebagai tempat duduknya, kalimat-kalilmat untuk menjaga pabrik tubuh kita, dan beberapa model organ tubuh sperti paru-paru. karena saat itu bertepatan dengan perayaan Natal, maka berdiri pohon natal dan santaclause sebagai hiasan.
           
Model Otak Raksasa
Model Paru-Paru
Untuk menjelajah Museum Tubuh ini ada rutenya lho biar tidak tersasar dan supaya kita tahu argan apa saja yang akan kita lewati nantinya. selain itu kita harus melewati lift bergambar Bagong dahulu sebagai pintu utama menuju wahana anatomi tubuh manusia ini. 

Lift Pintu Utama
Rute Museum Tubuh



















Setelah memasuki lift, kita akan bergerak menuju gigi, kemudian menuju telinga, hidung, otak, mata, dan tempat pemeriksaan gigi, serta proses terjadinya hidung tersumbat. semua dipelajari melalui wawancara dengan nara sumber yang berada di setiap organ-organ tersebut, gambar-gambar dan animasi melalui keran air. berikut ini gambar-gambarnya supaya tidak penasaran ya.

Hidung
Otak
Fafa di Depan Mata
Pemeriksaan Gigi
Hidung Tersumbat
Saya mengajak Ibu mertua dan anak yang berusia 8 bulan, dia begitu antusias berjalan melewati museum tubuh ini. perjalanan selanjutnya adalah menuju pembuluh darah, melihat sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah, usus, lambung,  menuju jantung, kemudian hati dan pankreas, dan berakhir  di organ ginjal.

Sama seperti sebelumnya, semua organ adalah model sesuai bentuk aslinya. dilengkapi nara sumber, gambar dan video, bahkan pada bagian jantung diengkapi detak, serta lampu-lampu yang menunjukkan proses peredaran darah pada jantung. para siswa antusias untuk bertanya mulai dari bagian-bagian organ hingga penyakit yang bisa menyerang organ tersebut.

Darah
Nara Sumber Hati dan Pankreas
Ginjal
Jantung

Setelah menjelajah seluruh organ tubuh manusia, saatnya dilantai atas kita bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis dengan para ahli, wow asyik kan? namun, kemaren antriannya banyak sekali karena bertepatan dengan liburan sekolah. akhirnya kami melanjutkan perjalanan kembali menuju ruang kamar mayat, bioskop 3D, dan pemeriksaan kehamilan. di Ruang Ibu hamil terdapat beberapa model tentang perkembangan bayi mulai 0 bulan hingga siap untuk dilahirkan, kemudian ada pemeriksaan USG (Ultrasonographi) 

Suasana Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Pemeriksaan USG
Bagaimana para pembaca? puas kan dengan uraian di atas. semoga bisa melengkapi rasa ingin tahu anda tentang Museum Tubuh ini, sehingga tidak diragukan lagi The Bagong Adventure yang ada di Batu Malang ini bisa dijadikan alternative wisata edukasi anda dan keluarga. Enjoy your Holiday all ^_^

Selasa, 12 Januari 2016

Wah, Ternyata Tepung Kanji Multifungsi Lho!

credit
Sore hari, biasanya saya dan si kecil jalan-jalan sore sambil menyuapi makan. bukan bermaksud membiasakan makan sambil jalan, namun untuk refreshing sambil belajar mengenalkan anak kepada lingkungan sekitar sehingga tumbuh menjadi anak yang memiliki jiwa sosial dan berani bersosialisasi. Nah, teman yang biasa ditemui Fafa tiba-tiba berbalut tepung ala kue getas eh...maaf hehey. setelah saya tanya ternyata anaknya mengalami biang keringat dan ditaburi dengan tepung kanji. saat kawan menderita cacar air juga ditaburi tepung kanji biar cepat kering dan sembuh.

Siapa yang tak mengenal tanaman singkong? tanaman yang berasal dari umbi batang ini selain dapat diolah secara sederhana dengan cara direbus atau digoreng. ternyata bisa diolah menjadi tepung yang biasa dikenal dengan tepung tapioka atau tepung kanji. Umumnya, tepung kanji digunakan untuk campuran membuat kue, namun masih banyak manfaatnya bagi manusia.

Selain untuk biang keringat dan cacar air, ada 7 multifungsi dari tepung kanji tersebut, diantaranya adalah:
  1. Ampuh membersihkan kaca.
  2. membersihkan benda dari kotoran oli. Caranya: taburkan tepung kanji pada bagian yang terkena noda oli, kemudian cuci dengan sabun berulang kali hingga noda hilang.
  3. Mencuci benda yang berbahan perak. Tepung kanji yang telah dicampur cuka, dioleskan pada benda yang terbuat dari perak terutama bagian yang hampir berkarat. setelah itu dicuci dengan sabun dan dibilas.
  4. Mengangkat sisa tinta yang menempel di kain. oleskan kanji yang sudah dibentuk seperti pasta di bagian yang ternoda, kemudian kucek seperti biasa.
  5. Bisa dijadikan lem.
  6. Menyerap bau tidak sedap dari sepatu. Taburkan tepung kanji ke dalam sepatu sebelum disimpan, namun harus sering dibersihkan juga.
  7. Untuk perawatan kecantikan. tepung kanji dapat digunakan untuk masker wajah dan mengeringkan luka.
Begitu banyak manfaat yang bisa diambil dari bahan tepung kanji, sehingga tidak ada bagian dari tanaman singkong yang terabaikan, umbi akarnya untuk tepun, daunnya untuk sayuran yang kaya serat, dan umbinya dikonsumsi sebagai sumber kalori. semoga informasi tersebut bermanfaat ya teman-teman pembaca ^_^

Senin, 16 November 2015

Pantai Rening-Bali Tiga Tahun Lalu dan Sekarang

Sebenarnya ini kali kedua aku berkunjung ke pantai Rening-Bali, sebelumnya ke sini saat awal pernikahan kami dan sekarang kami berkunjung setelah bertambahnya personil junior "Faiza". kondisinya juga berbeda dengan 3 tahun lalu saat aku berkunjung pertama kali.
kondisi pantai rening 3 tahun lalu
Pertama kali berkunjung sungguh disayangkan kondisinya, pantai yang mulai terkena abrasi, sampah berserakan, batu-batu besar tidak tertata rapi, tempat penginapan dan persinggahan sudah tutup karena sepi pengunjung, tidak ada pedagang, sepi deh apalagi kemarin kami berkunjung di pagi hari, tidak menarik. kata suami, dahulu pantai Rening sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah, hingga ada hotel yang diberi nama "Hotel Papua". karena kemudian pengelolaannya yang kurang baik, lama kelamaan tempat wisata ini tidak bisa dipertahankan. sesekali saja masyarakat terdekat berkunjung. 
bebatuan telah berubah menjadi pagar beton
Beberapa waktu lalu, sore hari, tiada rencana wisata tiba-tiba suami minta di jemput dari tempat kerjanya dan memintaku membawa bekal makanan serta mempersiapkan Fafa pakaian yang nyaman untuk di pantai. "Mama, kita ke pantai Rening sekarang, begitu ucapnya di telepon." karena sebenarnya kami sudah berencana sejak lama untuk mengajak buah hati weekend di pantai. mau ke pantai Sanur, Kuta, Nusa Dua, atau pantai Pandawa juga terlalu jauh harus ke Denpasar dulu. Al hasil kami ke lokasi yang dekat-dekat dulu saja deh, sabar ngumpulin petes haha.

Bali, Pulau Dewata dengan keragaman budaya, wisata dan kulinernya bahkan Bali menjadi pulau paling tersohor di Negeri Indonesia ini. Berbagai event penting dunia sering diadakan di Bali, artis-artis lokal maupun internasional menjadikan pulau Bali sebagai salah satu tempat untuk mendokumentasikan peristiwa penting mereka. Alasannya sangat sederhana, yaitu banyak tempat-tempat yang menyuguhkan panorama cantik, oleh-oleh yang unik, dan pantai yang menarik, betul tidak? wisatawan jauh-jauh berkunjung demi merk "Joger" yang hanya ada di Bali, hotel berbintang dengan pemandangan pantai yang wow SubhanAllah, menikmati kuliner ayam betutu yang khas, dan lain-lain.
Indahnya sunset di pantai rening
Secara Geografis, pulau Bali memang dikelilingi oleh lautan dan pantai sebagai pembatas dengan daratan, sungguh indah bukan? Setiap pantai tersebut memiliki nama sesuai dengan nama desa setempat, salah satunya adalah Pantai Rening yang terletak di Desa Rening-Kabupaten Jembrana-Bali. Pantai tersebut lokasinya dekat dengan tempat tinggal kami, hanya sekitar 15 menit mengendarai motor sudah sampai dan kita akan menyaksikan keindahan alam pantai, hamparan luas lautan menjadikan syukur tak terperi.

Memang pantai Rening tidak terlalu banyak dikenal di dunia wisata dibandingkan pantai Sanur atau pantai Kuta, karena letaknya yang jauh dari pusat kota Denpasar maupun kota Jembrana, namun keindahan pemandangan lautannya mampu menghilangkan penat diri atas segala rutinitas harian yang menyesakkan jiwa. Jika berkunjung ke sana paling ramai weekend dan sore hari, ada yang bermain voli pantai, sepak bola, berenang, bermain pasir, berenang, atau hanya duduk berbincang-bincang di sepanjang pagar beton yang baru dibangun.
bermain pasir

bermain voli pantai dan berenang
Keindahan sunset dengan warna kukning-orange sangat rugi jika tidak didokumentasikan, tidak kalah dengan sunset di pantai Kuta lho. Karena putri kami takut dengan air laut, maka kami hanya bermain pasir dan memandangi para pengunjung yang sedang asyik bermain serta berenang. Di dekat pantai ada beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan, serta tempat penginapan, jadi tidak perlu khawatir jika lapar atau haus, namun bagi umat Islam jika ragu dengan kehalalannya bisa membawa bekal dari rumah saja, selain itu lebih irit.

Sama seperti pantai pada umumnya, pantai Rening dikelilingi lautan yang menghampar dengun gulungan ombak yang ringan diiringi hembusan angin yang sejuk di sore hari nan panas. Lautan yang mengubungkan dengan beberapa daerah di sepanjang Bali. Karena meningkatnya abrasi, jadi saat ini telah dibangun pagar beton di sekitar pantai sejak tahun 2013 lalu. Selain itu pengolahan tempat wisata pantai Rening masih kurang baik dan banyak sampah berserakan, sehingga ada beberapa Hotel yang akhirnya gulung tikar. Harapan ke depannya pantai Rening bisa dikelola seperti dulu supaya ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun internasional.

Bagi kami bertiga yang paling penting adalah kebersamaan dan gratisan lhoch eits  family time dan quality time mau pergi ke mana saja okey-okey saja tergantuk pak bos alias si ayah hihi.

Jumat, 09 Oktober 2015

"Mik Cucuu": Kemasannya Unik, Cara Minumnya Asyik

Rizky Saputra adalah taman saya saat masih duduk di bangku SMA d Mojokerto. perjalanan waktu begitu cepat melewati masa 10 tahun kelulusan kami, dan tidak menyangka teman satu ini memiliki ide unik yang digunakan sebagai "Brand" untuk mendongkrak suka minum susu sapi yang bagi sebagian orang tidak suka dengan aroma amisnya, namun Rizky bisa mengemas menjadi produk yang unik dengan aneka rasa maupun variasi dalam makanan dan ice cream.

Rizky, Owner "Mik Cucuu"
Kehidupan keras Ibu Kota dan Persaingan bisnis di Kota Metropolitan terlebih Jakarta sebagai pusat kegiatan negeri ini memotivasi Rizky Saputra dan rekannya, Bobby untuk mendirikan usaha yang memberikan nilai jual. Setelah sebelumnya menjalankan bisnis tas “Kipling”, sekarang mereka merintis brand baru yang murni produk usaha sendiri dengan berbagai keunikan dan hasil inovasi berdua. Karena sebelumnya mereka hanya menjualkan produk saja. Mereka juga sebelumnya bekerja sebagai pegawai di Perusahaan, namun Bobby lebih memilih sebagai pengusaha karena melihat peluang ke depan begitu cemerlang. 

Setelah melalui riset dan konsultasi dengan orang yang berpengalaman wirausaha, mereka akhirnya memutuskan “susu” sebagai produk unggulan yang akan ditekuni. Tentunya ada keunikan dan kelebihan yang ditonjolkan selain susu sebagai sumber nutrisi.

“Mik Cucuu” adalah merk yang mereka pilih untuk menarik minat pelanggan, memang unik dari segi nama mengambil bahasa Jawa yang tidak asing tapi terkadang orang malu untuk mengucapkan. Namun dengan munculnya produk ini justru semakin menambah rasa penasaran calon pembeli. Keunggulan lainnya adalah tersedianya 6 pilihan rasa: oreo, red velvet, green tea, mango, nutella, dan Tulaliloo Banana. Kemasan botolnya juga unik, berupa botol minuman yang biasa digunakan bayi untuk minum susu dengan logo “Mik Cucuu”. Saat ditanya mengapa menggunakan botol bayi?” Karena unik dan pasti akan diupload di media sosial, karena kebiasaan masyarakat yang suka selfie saat melakukan aktivitas, jawab Rizky.”

Bobby dan Rizky saat Ikut Pameran

Ramainya Pembeli saat di Pameran
Meskipun baru merintis pertengahan bulan September lalu pada event Pameran Pendidikan Suryakanta (Kaca Pembesar) di SMA Santa Ursula Jakarta , namun terlihat pelanggan sudah penuh sesak, kemudian event di CFD dan FX Mall Jakarta dalam waktu 4 jam sudah terjual 250 botol susu dan beberapa burger serta ice cream. Jika dihitung-hitung omset per hari dalam satu event mencapai 8 juta dengan harga per botolnya Rp 30.000,00. Pelanggannya tidak hanya local, namun internasional juga.

Mr. Camilo, dari Colombia
Mereka memiliki rahasia promosi supaya bisa menarik banyak pelanggan. Peran media sosial benar-benar dioptimalkan, yaitu: saat grand opening kedai “Mik Cucuu” buy 1 get 1 free dengan cara follow and repost postingan di instagram, mendapatkan upsize botol dengan harga tetap, diskon 10 % untuk all menu pada saat promo.

Saat ini sudah memiliki kedai di Pendurenan-Jakarta yang digunakan sebagai tempat nongkrong, diskusi, santai, berkumpul keluarga dan kawan, bahkan bisa juga dimanfaatkan untuk merayakan hari ulang tahun anak kita, wah seru nih.

Kedai "Mik Cucuu"-Pendurenan, Jakarta
Perayaan Ulang Tahun Adam "Mik Cucuu"
Ke depannya, usaha ini akan dikembangkan dengan cara membuka beberapa kedai lagi sebagai cabang dan menambah pegawai sebagai peluang usaha dalam mengurangi masalah pengangguran. dengan bertambahnya kedai, bertambah pula omset kebutuhan susu sapi murni, dan masyarakat bisa menyempurnakan makanan bergizi dengan susu sapi aneka rasa, mari gemarkan cinta minum susu sapi ^_^. sukses selalu buat kawanku satu nie.



Rabu, 23 September 2015

Weekend ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pengambengan

Weekend kali ini kami memang berencana tidak ke Tower namun berpindah haluan ke pelabuhan untuk hunting ikan, kabarnya lagi banjir ikan laut dan juga kenus (cumi-cumi). terakhir ke Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan ituuuuu Desember tahun 2012 hehe setelah menikah.

Pukul 07.15 Wita kami bertiga berangkat, namun sinar mentari sudah begitu terang nan panas. vitamin D bercampur ultraviolet siap menyongsong bumi, Hot pokoke. salutnya para nelayan seolah-olah menjadi juara atas dahsyatnya panas, bertarung melawan arus dan peluh beban di pundak. 
Nelayan dan Keranjang Ikan
Fafa sangat senang ketika berada di Pelabuhan, mungkin baginya ini kali pertama berada di tempat yang penuh dengan perahu, motor, pedagang ikan, bau amis, dan kotor. namun satu yang ada dalam pikirannya adalah ingin turun ke bawah menikmati main air, terbukti dari ucapannya aiir...airr..air...hahay.

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pengambengan ini merupakan tempat yang digunakan sebagai pusat bahan produksi sarden yang akan diolah di pabrik-pabrik yang berada di sekitar pelabuhan. Pengambengan memang terkenal dengan pabrik sardennya, ada puluhan pabrik yang berproduksi di bidang pengolahan ikan menjadi sarden dan tepung ikan. ikan menjadi sumber pendapatan tinggi di sana. semakin banyak ikan semakin banyak petes (uang), semakin tajam bau ikan itu dianggap rejeki yang akan melimpah.
Fafa dan Pantai Love It
Membeli ikan di Tempat pelelangan tentunya memiliki beberapa keuntungan, yaitu ikan yang dibeli fresh dari laut jadi belum mengalami post rigor, jenis ikannya lebih bervariasi, harganya lebih murah bahkan dapat bonus tambahan ikan juga, kayak kami kemarin apalagi suami mengenal pemilik agen ikan tersebut. sekresek hitam dengan isi ikan mata belok, ikan lemuru, ikan slengseng, dan ikan layur dalam jumlah yang lumayaan harganya cuma Rp 15.000,00, bahkan si cumi-cumi yang gurih sekilo hanya Rp 20.000,00 lho, yuk mari diborooong hmm.

Pedagang Langganan Suami
Tidak terasa hampir satu jam berada di Pelabuhan tapi perut sudah ja menyanyi minta diisi. kami pulang dengan membawa satu kresek hitam ikan segar siap dibakar. kami juga sering dapat kiriman ikan dari murid les yang orangtuanya adalah seorang nelayan, rejeki guru sholeh hehe.

Di rumah, kakek telah mempersiapkan bara api untuk bakar ikan, nenek menyiapkan nasi, sambal terasi mentah, dan lalapannya, suami membantu menyiapkan bumbu, si om Langgeng juga ikut nyiapin keperluan lesehan pribadi nanti. terus dakuw??? yaaa jadi mandor dunk alias nyuapin, mandikan, dan jagain Fafa supaya tidak ke tempat bakar ikan, lha dia suka nangkring dekat bara api kan bisa bahaya hahay.
Para Koki Ikan Bakar Lesehan Pribadi
Hmmmmm...bau ikan sungguh mengundang kelenjar saliva untuk menelan ludah, asap yang mengepul dari nasi, bau sambal mentah dengan aroma jeruk limau, lalapan kemangi dan terong juga tak tertahankan ni tangan dan mulut segera menyerbunya, wow yummyyyy ^_^. tidak perlu mahal dan tidak usah jauh-jauh ke tempat lesehan jika ingin menikmati lazisnya ikan bakar ini.

Menikmati ikan bakar di halaman samping rumah, ditemani pepohonan dan semilir angin cukup meningkatakan nafsu makan juga nih, habis itu kenyang, bobok cantik deeeh..alamat gagal dan lupa diet kalau ketemu dengan ikan bakar yang ditemani sambal maknyus. khilaf dan n kalap hihi
Selera Nusantara Banget